PESONA MASJID SYECH ZAID ABU DHABI

 

 

Megahnya Syech Zayed Mosque

 

Kami meninggalkan cerita Eropa lalu bergerak ke Abu Dhabi. Persinggahan terakhir sebelum kembali ke Jakarta-Indonesia.  Sebelumnya saya sudah meminta Lusi, sekretaris saya untuk mengurus visa di Abudhabi, jaga-jaga saat masuk Abu Dhabi tidak ada kendala apapun.

 

Namun, yahh kecele. Saat kami tiba di imigrasi Abu Dhabi pasport saya dan Soomy cuma dibubuhi cap saja, padahal Lusi sudah repot-repot mengurusi visa di Jakarta. Jadi, kesannya no visa required, apalagi ternyata orang indonesia  populer banget di sini, walaupuan sebagian besar tenaga kerja di Abudhabi,  mayoritas dari Banglades, India dan Pakistan.

 

Tiba di Abudhabi kami menginap di Sofitel, bagi saya ini adalah penerimaan terbaik selama perjalanan kami di Eropa hingga Abudhabi. Beruntungnya lagi tipe kamar kami diupgrade menjadi suite room.

Syech Zayed Mosque

 

Kami check-in di lantai 39 dengan tipe kamar suite room. Kesannya Sofitel hanya menjual kemewahan bisa dilihat dari fasilitas kamarnya, Sofitel ini terletak di pantai, namun sayangnya terhalang high way, jadi seperti bukan di pantai saja.

 

Esok harinya kami menuju salah satu destinasi wisata wajib di Abudhabi. Masjid Syech Zayed Mosque. Masjid Agung Abu dhabi ini sangat megah dan indah, didominasi warna putih. Manajemennya bagus sekali seperti hotel bintang lima.


Salah satu spot di Masjid Syech Zayed.

 Setelah drop off di lokasi masjid, kita dibawa turun dengan eskalator ke lobi  penerimaan, mirip seperti di Plaza Senayan. Tiba di lobi ini semua tersedia, mulai dari toko oleh-oleh, makanan dan minuman, semua lengkap. Untuk masuk ke area mesjid kita harus daftar dengan aplikasi. Setelah daftar kita dapat mengelilingi masjid dan disediakan kendaraan. Kami diangkut dengan travelator atau bugy car, lalu dengan eskalator naik lagi ke masjid. Di atas permukaan tanah hanya ada taman, kolam dan gedung masjid.

Tiang Masjid yang terbuat dari emas Italia 24K

Konsep Masjid ini mirip seperti Taj Mahal, Syech Zayed sendiri menginisiasi pembangunan masjid ini, sehingga beliau juga yang mengumpulkan arsitek terbaik, bahan terbaik dengan kualitas terbaik untuk pembangunan mesjid ini. Sehingga pembangunan mesjid ini memang direncanakan dengan baik, bahkan Syech Zayed meninggal dunia sebelum masjid ini selesai. Namun dengan perencanaan yang sangat profesional, masjid ini selesai dan diberi nama Syech Zayed Mosque.













No comments :