NEGERINYA PEMUSIK DUNIA

 Austria Notes




Parkiran Sepeda di Wien

Perjalanan menuju Wien kami tempuh selama enam jam dengan menggunakan kereta api cepat. Saat berada di stasiun Wien. Ada sebuah tempat makan yang menjadi favorit kami bernama, SOM KITCHEN. Selain karena makanannya enak, tentu saja karena namanya sama dengan nama Somya, istri saya. Stasiun Wien sangat besar dan modern, lebih mirip seperti airport.

Resto Favorit kami di stasiun Wien

Tiba di Wien kami langsung check in di Novotel Ibis atau disebut juga di Wien sebagai NoBis. Hotel ini berukuran besar seperti Novotel Bukittinggi. Di sini tersedia sejumlah 500 kamar. Dalam kota Wien sendiri banyak menggunakan transportasi Tram atau MRT yang terintegrasi dengan sangat baik. Malam pertama di Wien dengan sambutan yang hangat.

Putri di depan Hotel Ibis

Menarik sekali, saat kami menginap di sini,  di depan NoBis sedang ada pameran tanaman, sehingga pemandangannya menjadi hijau dan segar.

Pameran di depan Hotel NoBis

Berkunjung ke Wien artinya bernostalgia tentang adikaryanya Johan Strauss. Bahkan di Wien tersedia taman Johann Strauss, kita bisa melihat plang tamannya dengan nama 13 Johann Strauss Platz Der Hietzinger Bevolkerung Gewidmet. Strauss terkenal dengan  musik Waltz nya yang mendunia. Selama di Wien, jika kita ingin mendengarkan summer concert juga tersedia di Channel ORF2 pada jam 21.20 waktu Wien.

Mengunjungi Austria tidak sah jika tidak mengunjungi cafe yang pertama kali digunakan oleh Johan Strauss saat performa dengan Biolanya, yakni sekitar tahun 1825. Cafe itu diberi nama CAFE DOMMAYER.  Selain Johann Strauss, jangan lupa juga mengunjungi rumah pemusik legendaris, Mozart yang terletak di city center.

Cafe pertamakali John Strauss  memainkan biolanya.

 

No comments :